Sebanyak 51 siswa terpilih dari empat kecamatan di Kabupaten Kubu Raya mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pemuda atau Youth Leadership Training. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kubu Raya bersama Yayasan Pembina Pelajar Islam (YP2I) Provinsi Kalimantan Barat itu berlangsung di Aula Disporapar pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Para peserta berasal dari Kecamatan Sungai Raya, Sungai Kakap, Rasau Jaya, dan Sungai Ambawang. Pelatihan mengangkat tema “Pemuda Pelopor Perubahan” dan diarahkan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan memimpin, bekerja sama, serta merancang tindakan yang bermanfaat bagi lingkungan mereka.
Kepala Disporapar Kabupaten Kubu Raya, Indah Yuliastuti, membuka kegiatan tersebut. Ia didampingi Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar, Juni Wardana, dan Ketua YP2I Kalimantan Barat, Hasanah. Dalam sambutannya, Indah menempatkan pemuda sebagai aset strategis yang turut menentukan masa depan daerah dan bangsa.
Indah mengajak peserta memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar dan berkolaborasi. Ia juga mendorong mereka membangun jejaring yang positif. Menurutnya, masa depan Kubu Raya tidak terlepas dari langkah nyata yang mulai dilakukan generasi muda saat ini, sehingga kemampuan kepemimpinan perlu terus diasah.
Panitia menghadirkan dua narasumber untuk membekali peserta. Rapanca Indra Mukti, yang bergerak di bidang kemanusiaan dan pendidikan, serta Umilia, pendiri Rumah Pintar Punggur Cerdas, membahas cara merancang proyek sosial. Materi itu mengarahkan siswa untuk memikirkan gagasan yang dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Setelah pemaparan narasumber, kegiatan berlanjut dengan diskusi interaktif dan pendampingan mentor. Pada bagian ini, peserta mendapat kesempatan memperdalam materi serta mengembangkan ide aksi nyata. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan pelajaran mengenai kepemimpinan dengan rencana kegiatan sosial yang dapat mereka pikirkan bersama.
Melalui kerja sama Disporapar dan YP2I, pelatihan tidak hanya memberi pengetahuan kepada 51 siswa yang hadir. Pemerintah daerah berharap mereka tumbuh sebagai pemimpin muda yang inspiratif, mampu mengambil peran positif, dan menjadi pelopor perubahan di lingkungan masing-masing. Harapan itu sejalan dengan tema kegiatan yang menekankan tindakan pemuda bagi masyarakat.